Sosialisasi 9 Aplikasi Unggulan Badilag di Pengadilan Agama Kotamobagu

Sosialisasi 9 Aplikasi Unggulan Badilag di Pengadilan Agama Kotamobagu

Written by Irawati Mustafa S.H.I

Sosialisasi 9 Aplikasi Unggulan Badilag di Pengadilan Agama Kotamobagu

Kamis, 31 Oktober 2019 Pengadilan Agama Kotamobagu mengadakan Sosialisasi 9 Aplikasi unggulan Badilag di Ruangan Sidang 2 Paloko. Kegiatan Sosialisasi dipimpin sekaligus dibuka langsung oleh wakil ketua Pengadilan Agama Kotamobagu Drs.Muslim,MH dan dihadiri langsung oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama Kotamobagu.Sosialisasi ini dirasa sangat penting dalam pengimplementasikan 9 aplikasi unggulan Badilag yang merupakan instruksi Dirjen Badilag.

9apl019ap02

 Selanjutnya kesembilan aplikasi tersebut disosialisasikan oleh Tim TI Pengadilan Agama Kotamobagu yang dikomandai oleh Bambang Herianto Sanudin ( Jurusita Pengadilan Agama Kotamobagu) yang sekaligus oleh Pengadilan Tinggi Agama Manado sebagai Kordinator Wilayah se Bolaang Mongondow Raya dibawah koordinasi Kepala sub bagian Perencanaan IT dan Pelaporan Pengadilan Agama Kotamobagu ibu Irawati Mustafa,SHI .

9apl03

Adapun 9 Aplikasi Unggulan tersebut adalah :

1. Aplikasi Notifikasi Perkara

2. Aplikasi Informasi Produk dan Perkara

3. Aplikasi Antrian Sidang

4. Aplikasi Data Kemiskinan

5. Aplikasi Command Center

6. Aplikasi PNBP Fungsional

7. Aplikasi e-Eksaminasi

8. E-Register

9. E-Keuangan Perkara

Dari 9 aplikasi yang akan di luncurkan Ditjen Badilag, 3 aplikasi dapat sekaligus berjalan pada perangkat yang mendukung aplikasi berbasis web, android/ios, dan sms, yaitu aplikasi  Notifikasi Perkara, Aplikasi Informasi Produk dan Antrean Sidang. Ketika pihak berperkara telah melakukan registrasi untuk layanan android, maka secara otomatis akan mendapatkan layanan berupa Notifikasi Perkara, Informasi Produk, dan antrean Sidang (proses registrasi dijelaskan pada langkah penggunaan aplikasi, poin Aplikasi Informasi Perkara).

Sembilan aplikasi unggulan Ditjen Badilag ini harus diterapkan di seluruh satuan kerja di lingkungan peradilan agama dalam rangka:

1. Meningkatkan profesionalitas aparatur Peradilan Agama;

2. Mewujudkan manajemen Peradilan Agama yang modern;

3. Meningkatkan akses masyarakat terhadap Peradilan Agama;

4. Akuntabilitas dan transparansi badan peradilan.

Dengan diterapkannya kesembilan aplikasi ini, sistem pelayanan publik di peradilan agama memiliki standar yang sama bagi setiap pencari keadilan dalam rangka mewujudkan peradilan yang agung.(TIMTIPA.KTG)