BAKTI SOSIAL PENGADILAN AGAMA KOTAMOBAGU

BAKTI SOSIAL PENGADILAN AGAMA KOTAMOBAGU

Written by Irawati Mustafa S.H.I

Bakti Sosial Pengadilan Agama Kotamobagu di Bulan Ramadhan

foto1

Pada hari Jumat tanggal 10 Mei 2019 M bertepatan dengan tanggal 5 Ramadhan 1940 H pukul 09.00 pagi Keluraga Besar Pengadilan Agama Kotamobagu melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu di Yayasan Ar-Rahman “Pesantren Hidayatullah” yang beralamat di Kelurahan Mongkonai, Kota Kotamobagu. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan-kegiatan keagamaan Pengadilan Agama Kotamobagu di bulan suci ramadhan selain sholat dhuhur berjamaah, Kultum dan buka bersama. Bakti Sosial ini terlaksana atas niat dan kerjasama yang baik dari seluruh Pegawai Pengadilan Agama Kotamobagu. Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pegawai Pengadilan Agama Kotamobagu. Wakil Ketua Pengadilan Agama Kotamobagu Bapak Drs. Mufi Ahmad baihai, MH. Secara simbolis memberikan santunan berupa bahan pokok kepada Pengurus Yayasan Ar-Rahman “Pesantren Hidayatullah” dan membagikan bingkisan buat anak-anak di Pesantren. Bapak Wakil Ketua PA Kotamobagu dalam penyampaiannya bahwa semoga bantuan ini bermanfaat dan barokah untuk seluruh yang ada di Pesantren ini, dan Pengurus Yayasan Ar-Rahman “Pesantren Hidayatullah” mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya serta mendoakan semoga keluarga besar Pengadilan Agama Kotamobagu mendapatkan berkah dari sedekah ini.

foto2

Santunan Anak Yatim Piatu ini bertemakan ‘Berkhidmat Menebar Kebaikan untuk Ramadhan Berkah” dalam tema ini terselip harapan agar setiap amalan yang kita lakukan sekecil apapun diniatkan hanya untuk mendapat ridho Allah SWT sehingga memperoleh keberkahan. Dan demikianlah sepatutnya akhlak seorang mukmin, yaitu dermawan. Allah dan Rasul-Nya memerintahkan bahkan memberi contoh/tauladan kepada umat Islam untuk menjadi orang yang dermawan serta pemurah. Ketahuilah bahwa kedermawanan adalah salah satu sifat Allah SWT, sebagaimana di dalam sebuah hadits yang berbunyi :

‏إناللهتعالىجواديحبالجودويحبمعاليالأخلاقويكرهسفسافها

“Sesungguhnya Allah Ta’ala itu Maha Memberi, dan mencintai kedermawanan serta akhlak yang mulia, dan membenci akhlak yang buruk.” (HR. Al Baihaqi, di shahihkan Al Albanidalam Shahihul Jami’, 1744).

Dari hadits di atas dapat diambil kesimpulan bahwa Allah sendiri mempunyai sifat Maha Pemurah/Maha Memberi seharusnya kita sebagai hamba juga memliki sifat dermawan dan Allah membenci akhlak yang buruk karena bukanlah akhlak seorang mukmin sejati (pelit dan bakhil). Semoga agenda ini bisa terus dilaksanakan oleh Kelurga Besar Pengadilan Agama Kotamobagu di tahun-tahun berikutnya.

3