Pengadilan Agama Kotamobagu

PENGADILAN AGAMA KOTAMOBAGU SUKSES MELAKSANAKAN EKSEKUSI DENGAN BANTUAN PENGADILAN AGAMA BOROKO

20 Feb

170
Written by Admin

.

Senin, 11 Pebruari 2019 sekira pukul 11.00 WITA Tim Eksekusi dari Pengadilan Agama Boroko terdiri dari Wakil Ketua Al-Ansi Wirawan, S.Ag, Panitera Iswan, SH, Panmud Hukum Abdul Muis Ali, SHI, Jurusita Pengganti Jansur, S.Kom dan Husain Permata, melakukan briefing dengan pihak Keamanan terdiri dari Kepala Polsek Bintauna AKP M. Ali Tahir, Kepala Polsek Sangkub IPDA. Agus Sumandik, Kanit Intel Polres Bolmong serta Dewi Dharmayanti Hutabarat dan Abdul Adar Mareteng tenaga teknis BPN Bolaang Mongondow Utara untuk persiapan pelaksanaan eksekusi terhadap 3 (tiga) obyek tanah sengketa masing-masing 2 (dua) obyek terletak di perkebunan Moiilu, Desa Kopi, Kecamatan Bintauna Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan 1 (satu) obyek terletak di Desa Sangkub III, Kecamatan Sangkub Kabupaten Bolaang Mongondow Utara;

Dalam briefing dibicarakan teknis pelaksanaan eksekusi dan yang menjadi Komandan lapangan adalah Kapolsek Bintauna AKP M. Ali Tahir untuk obyek di Desa Kopi dan Kapolsek Sangkub IPDA. Agus Sumandik untuk obyek di Desa Sangkub.

Selasa, 12 Pebruari 2019 sekira pukul 08.00 WITA, Panitera membuka pelaksanaan eksekusi selanjutnya Tim Eksekusi dari Pengadilan Agama Boroko, Tenaga Teknis BPN Bolaang Mongondow Utara dan Pihak Keamanan yang terdiri pimpin oleh Kapolsek Bintauna dan di backup oleh personil dari Polsek Sangkub menuju lokasi obyek tanah yang akan dilakukan eksekusi di perkebunan Moiilu Desa Kopi Kecamatan Bintauna Kab. Bolmut, dengan menggunakan kendaraan Patroli Polsek Bintauna dan Polsek Sangkub selama kurang lebih 1 jam perjalanan dan dilanjutkan dengan berjalan kaki selama kurang lebih 1 jam, setiba di obyek yang menjadi sengketa yaitu sebidang Tanah yang terletak di Perkebunan Moiilu, Desa Kopi, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, dengan luas 178.638 m². dengan batas-batas sebagai berikut :

-            Utara         :   Tanah milik Pulin;

-            Selatan     :   Kawasan Hutan Lindung;

-            Barat          :    Tanah milik Pulin dan Kawasan

-            Timur         :    Tanah milik Pulin;

Di lokasi tersebut hanya dihadiri oleh Para Pemohon, selanjutnya Panitera Pengadilan Agama Boroko membacakan Penetapan Wakil Ketua Pengadilan Agama Kotamobagu tanggal 30 Nopember 2018, dan melakukan pengukuran dan pembagian harta warisan sesuai isi putusan dilanjutkan pemancangan papan pengumuman, Setelah pemancangan papan pengumuman tersebut disampaikan kepada Para Pemohon Eksekusi dan akan diberitahukan kepada Para Termohon Eksekusi untuk diberi kesempatan untuk mengambil hasil pembagian hak warisnya.

Selanjutnya Tim Eksekusi dari Pengadilan Agama Boroko, Tenaga Teknis BPN Bolaang Mongondow Utara dan Pihak Keamanan yang terdiri pimpin oleh Kapolsek Bintauna dan dibackup oleh personil dari Polsek Sangkub menuju ke tempat obyek yang menjadi sengketa, yaitu sebidang Tanah yang terletak di Perkebunan Moiilu, Desa Kopi, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, dengan luas 33.280 m². dengan batas-batas sebagai berikut :

-            Utara         :    Tanah milik Pulin;

-            Selatan     :   Sungai;

-            Barat          :    Tanah milik Pulin;

-            Timur         :    Tanah milik Pulin;

Di lokasi tersebut hanya dihadiri oleh Para Pemohon, selanjutnya melakukan pengukuran dan pembagian mulai jam 17.00 WITA hingga jam 19.30 WITA, Setelah pengukuran dan pembagian harta warisan sesuai isi putusan dilanjutkan pemancangan papan pengumuman, Setelah pemancangan papan pengumuman tersebut disampaikan kepada Para Pemohon Eksekusi dan akan diberitahukan kepada Para Termohon Eksekusi untuk diberi kesempatan untuk mengambil hasil pembagian hak warisnya.

Rabu, 13 Pebruari 2019, sekira jam 10.00 Wita, Tim Eksekusi melakukan briefing dengan Kapolsek Sangkub IPDA. Agus Sumandik, untuk pelaksanaan eksekusi terhadap obyek yang menjadi sengketa yaitu sebidang Tanah yang terletak di Desa Sangkub III, Kecamatan Sangkub, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, dengan luas 10.361,3 m². dengan batas-batas sebagai berikut :

-            Utara       : Jalan Raya Trans Sulawesi

-            Selatan   : Saluran Irigasi

-            Barat        : Jalan

-            Timur       : Jalan

dan pada saat breafing Kapolsek Sangkub memberikan beberapa informasi bahwa ada kerumunan massa sekitar 30 sampai dengan 50 orang di obyek eksekusi dan berdasarkan informasi dari Kasat Intel Polres Bolmong bahwa eksekusi akan mendapat perlawanan, sehingga pihak keamanan merekomendasikan kepada Tim Eksekusi agar tidak masuk ke lokasi obyek eksekusi, tetapi Panitera Pengadilan Agama Boroko menyatakan harus ke lokasi untuk menjalankan standar prosedur operasional pelaksanaan eksekusi;

            Setelah berdiskusi cukup alot akhirnya pihak keamanan bersedia mengawal Tim Eksekusi dari Pengadilan Agama Boroko yang terdiri dari Wakil Ketua, Panitera, Tenaga Teknis BPN Bolmut dan 2 (dua) orang saksi untuk menuju ke lokasi obyek eksekusi;

            Sesampai di lokasi obyek eksekusi ternyata ada kerumunan massa sekitar 100 orang lebih yang sebagian besarnya adalah pria;

            Dengan pengawalan ketat dari pihak Polsek Sangkub dan dibackup oleh Polsek Bintauna yang terdiri dari 30 personil, Tim Eksekusi bertemu dengan Para Termohon Eksekusi, pada saat Panitera menjelaskan maksud kedatangan Tim kepada Para Termohon Eksekusi, massa semakin mendekat hanya berjarak 3 meter dari Tim Eksekusi tetapi masih bisa dihalau oleh pihak keamanan;

Karena situasi semakin tidak kondusif dan mengancam keselamatan tim Eksekusi sehingga pihak keamanan menyarankan untuk tidak melanjutkan pelaksanaan eksekusi.

Berdasarkan masukan dari pihak keamanan, maka panitera menyatakan eksekusi ditangguhkan, dan dapat diajukan permohonan pelaksanaak eksekusi lagi pada obyek yang gagal dilaksanakan di Pengadilan Agama Kotamobagu. Setelah Panitera Pengadilan Agama Boroko menangguhkan pelaksanaan eksekusi selanjutnya tim eksekusi meninggalkan obyek eksekusi dengan menggunakan mobil patroli.

Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Wakil Ketua Pengadilan Agama Kotamobagu Kelas I.B

28 Mei

82
Written by Irawati Mustafa S.H.I

Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan

Wakil Ketua Pengadilan Agama Kotamobagu Kelas I.B

Bertempat di ruang Sidang Utama Pengadilan Tinggi Agama Manado, Kamis, 23 Mei 2019, pukul 14.00 WITA, telah dilaksanakan upacara Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Para Ketua dan Wakil Ketua se Wilayah Pengadilan Tinggi Agama Manado oleh KPTA Manado yang salah satunya adalah Wakil Ketua Pengadilan Agama Kotamobagu, sesuai Surat Keputusan Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI Nomor 1383/DJA/KP.04.6/IV/2019 Tentang Promosi dan Mutasi Hakim Tinggi, Ketua, Wakil Ketua dan Hakim pada Lingkungan Peradilan Agama  Tanggal 16 April 2019.

01lantikk02lantk

Setelah acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan selesai, selanjutnya dilaksanakan serah terima jabatan secara simbolis dengan penyerahan palu sidang dari Wakil Ketua Pengadilan Agama Kotamobagu Kelas I.B yang lama Drs. Mufi Ahmad Baihaqi, MH yang saat ini telah resmi menjabat sebagai Ketua Pengadilan Agama Manado Kelas I.B kepada Wakil Ketua Pengadilan Agama Kotamobagu yang baru Drs. Muslim, MH.

lantikwka02

Dalam acara tersebut dihadiri oleh seluruh keluarga besar Pengadilan Agama se Wilayan Pengadilan Tinggi Agama Manado, acara tersebut berlangsung dengan penuh khitmat, setelah selesai rangkaian acara kemudian acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat dan foto bersama dari Bapak Ketua dan Bapak Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Manado, Para Hakim Tinggi beserta seluruh Pejabat dan jajaran Pengadilan Tinggi Agama Manado serta seluruh Keluarga Besar Pengadilan Agama se-wilayan Pengadilan Tinggi Agama Manado Kepada para Ketua dan Wakil Ketua yang baru dilantik dengan didampingi oleh pasangan masing-masing.

lasst

Keluraga Besar Pengadilan Agama Kotamobagu yang hadir dalam acara tersebut memberikan harapan yang sangat besar di pundah Bapak Wakil Ketua Pengadilan Agama Kotamobagu yang baru Drs. Muslim, MH yang sebelumnya merupakan Hakim Pada Pengadilan Agama Kendari Kelas I.A karena ke depan tantangan akan semakin berat dan besar untuk senantiasa bisa melayani masyarakat para pencari keadilan dengan baik dan ikhlas sehingga di butuhkan kerjasama dan kekompakan dari semua unsur. Semoga dengan adanya pimpinan yang baru membawa perubahan yang lebih positif lagi untuk Pengadilan Agama Kotamobagu. (Created by team IT PA.Ktg)

PERESMIAN 4 PENGADILAN AGAMA

22 Okt

111
Written by Admin

Alhamdulillah rasa syukur yang takterhingga patut selalu kita panjatkan kepada Allah Ta’ala di setiap waktunya. Begitu juga dengan adanya momen ini Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Dr. M. Hatta Ali., S.H., M.H akhirnya meresmikan 85 Pengadilan Baru yang tersebar di seluruh Indonesia . Acara peresmian ini berlangsung di Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada hari Senin tanggal 22 Oktober 2018.

“Terbentuknya Pengadilan Baru tidak semata-mata ditujukan untuk berdirinya sebuah bangunan pengadilan saja, namun yang terpenting adalah bias lebih mendekatkan akses keadilan kepada masyarakat dan para pencari keadilan yang domisilinya jauh dari lokasi pengadilan” Ujar Ketua MA.
PA yang berada di bawah naungan Pengadilan Tinggi Agama Manado, yang sebelumnya berjumlah 6 (enam) satker, kini bertambah 4 (empat) satker yang seluruhnya berada di daerahBolaang Mongondow Raya, sehingga total Pengadilan Agama di wilayah hukum PTA Manado menjadi 10 (sepuluh) satker.
Adapun keempat PA yang baru ditetapkan tersebut adalah:

1. Pengadilan Agama Lolak di Kabupaten Bolaang Mongondow

2. Pengadilan Agama BolaangUki di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan

3.Pengadilan Agama Boroko di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara

4.Pengadilan Agama Tutuyan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur

Keempat PA baru tersebut merupakan pecahan dari wilayah yurisdiksi Pengadilan Agama Kotamobagu, dimana kehadirannya diharapkan dapat mempermudah akses bagi para pencari keadilan di daerah Bolaang Mongondow Raya. Meski demikian, hal ini akan memberi dampak bagi seluruh PA di bawah PTA Manado karena Sumber Daya Manusia (SDM) yang terbatas akan menyebabkan berkurangnya tenaga kerja pada setiap satker tersebut. Untuk lebih jelas profil ke 4 (empat) PA tersebut dapat di