Ngantri! PA Kotamobagu Padukan Pembinaan Spiritual dan Integritas

KOTAMOBAGU - Wakil Ketua Pengadilan Agama (PA) Kotamobagu, Noni Tabito, S.E.I., M.H., memimpin kegiatan rutin inovatif bertajuk Ngantri! (Ngaji Integritas) pada Kamis (16/7/2026) pagi. Kegiatan pembinaan mental dan spiritual yang berlangsung di Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) mulai pukul 08.00 WITA ini diikuti secara khidmat oleh seluruh elemen peradilan, mulai dari Hakim, Panitera, Pejabat Struktural dan Fungsional, Pelaksana, PPPK, hingga staf outsourcing.
Rutinitas pagi ini bukan sekadar ajang konsolidasi internal, melainkan wujud nyata komitmen lembaga dalam mengawal pembangunan Zona Integritas (ZI). Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Asmaul Husna secara berjamaah, dilanjutkan dengan siraman rohani terkait urgensi menumbuhkan rasa syukur dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai pelayan masyarakat. Di sela-sela pemantapan spiritual tersebut, seluruh jajaran juga memanjatkan doa bersama untuk kelancaran Ketua PA Kotamobagu, Achmad N, S.H.I., M.H., dan Hakim, Asmawati Sarib, S.Ag., yang saat ini tengah berjuang mengikuti fit and proper test calon pimpinan pengadilan Agama.
Setelah memperkokoh fondasi spiritual, forum dilanjutkan dengan penegasan komitmen antikorupsi. Wakil Ketua PA Kotamobagu memfokuskan arahannya pada aspek penegakan kode etik aparatur di garis terdepan pelayanan. Pemahaman mengenai bahaya laten gratifikasi, serta paparan terperinci terkait dampak dan risiko sanksi dari praktik suap, kembali ditekankan agar setiap pegawai memiliki benteng moral yang kokoh saat berinteraksi dengan masyarakat pencari keadilan.
"Bekerja melayani masyarakat adalah ladang ibadah yang harus kita syukuri dan jaga kesuciannya. Saya menegaskan kembali kepada seluruh aparatur agar senantiasa menjunjung tinggi integritas dan berani menolak segala bentuk gratifikasi, sebab pelanggaran sekecil apa pun akan menghancurkan muruah institusi peradilan yang agung ini," tegas Noni Tabito di hadapan para jajarannya.
Melalui pendekatan komprehensif yang memadukan penguatan spiritual dan etika profesi dalam kegiatan Ngantri!, PA Kotamobagu berharap dapat terus mencetak SDM aparatur yang berakhlak mulia sekaligus profesional. Ke depannya, konsistensi pembinaan moral ini diyakini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan hukum yang semakin bersih, transparan, dan tepercaya bagi masyarakat.

