TUTUP PEKAN, KETUA PA KOTAMOBAGU INGATKAN TRANSFORMASI ZI MENYELURUH

KOTAMOBAGU - Ketua Pengadilan Agama (PA) Kotamobagu, Achmad N, S.H.I., M.H., memimpin langsung pelaksanaan apel sore rutin di halaman kantor PA Kotamobagu pada Jumat (24/7/2026) tepat pukul 17.00 WITA. Kegiatan wajib penutup pekan kedinasan ini diikuti secara tertib oleh jajaran Hakim, Panitera, Pejabat Struktural dan Fungsional, Pelaksana, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga staf outsourcing.
Pelaksanaan apel sore ini tidak sekadar menjadi rutinitas kedisiplinan dan evaluasi akhir pekan, melainkan momentum strategis untuk menyatukan visi kelembagaan. Dalam amanatnya, pembina apel menyoroti pentingnya akselerasi pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Pembangunan ZI ditekankan bukan hanya sebatas pemenuhan kewajiban administratif dan dokumen, tetapi harus mewujud dalam transformasi karakter serta sistem kerja yang menyeluruh demi tercapainya pelayanan prima bagi masyarakat.
Sejalan dengan semangat pembaruan birokrasi tersebut, pimpinan apel juga kembali meneguhkan komitmen institusi dalam pemberantasan korupsi. Seluruh aparatur secara tegas diingatkan untuk selalu memegang teguh nilai-nilai antikorupsi di garda terdepan pelayanan. Pemahaman mendalam mengenai dampak merusak serta risiko sanksi fatal dari pelanggaran kode etik, khususnya terkait gratifikasi dan suap, dikupas kembali agar setiap pegawai memiliki ketahanan moral yang kokoh.
"Pembangunan Zona Integritas membutuhkan komitmen nyata, bukan sekadar menggugurkan kewajiban di atas kertas. Saya meminta seluruh aparatur bertransformasi secara utuh untuk memberikan pelayanan prima, dan jangan pernah membuka ruang bagi praktik gratifikasi yang hanya akan menghancurkan muruah peradilan," tegas Achmad N saat memberikan pembinaan di hadapan para peserta apel.
Ke depannya, spirit kedisiplinan dan integritas yang digaungkan dalam rutinitas apel sore ini diharapkan dapat terus terinternalisasi ke dalam budaya kerja setiap pegawai PA Kotamobagu. Dengan fondasi moral yang tangguh, institusi optimistis mampu menghadirkan sistem pelayanan hukum yang semakin bersih, modern, transparan, dan tepercaya.

