Kawal Layanan Prima, Pimpinan PA Kotamobagu Ingatkan Disiplin dan Integritas

KOTAMOBAGU - Ketua Pengadilan Agama (PA) Kotamobagu, Achmad N, S.H.I., M.H., bersama Wakil Ketua, Noni Tabito, S.E.I., M.H., memimpin jalannya agenda rutin Bringas! (Briefing Cerdas) di Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) pada Selasa (28/7/2026) mulai pukul 08.00 WITA. Kegiatan pengarahan pagi ini diikuti secara menyeluruh oleh jajaran Hakim, Panitera, Sekretaris, Pejabat Struktural dan Fungsional, staf Pelaksana, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga tenaga outsourcing.
Pelaksanaan pembinaan harian ini secara khusus menyoroti urgensi kedisiplinan aparatur, terutama terkait tingkat kehadiran dalam setiap rapat evaluasi instansi. Pimpinan menilai bahwa kehadiran fisik dan sumbangsih pemikiran dari setiap pegawai merupakan elemen krusial untuk merumuskan perbaikan kinerja. Partisipasi aktif seluruh elemen peradilan ini menjadi fondasi utama dalam upaya PA Kotamobagu untuk terus mengakselerasi kualitas pelayanan publik dan memastikan kebutuhan pencari keadilan terlayani dengan optimal.
Selain memacu tingkat kedisiplinan internal, forum briefing ini juga dioptimalkan sebagai mimbar untuk memperkokoh moral dan integritas kelembagaan. Sejalan dengan akselerasi pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), pimpinan kembali memberikan peringatan keras (warning) terkait bahaya laten gratifikasi. Seluruh pegawai diberikan pemahaman mendalam mengenai dampak merusak serta risiko sanksi fatal dari setiap bentuk pelanggaran kode etik di area pelayanan.
"Kedisiplinan dan partisipasi aktif Saudara dalam setiap agenda kantor adalah cerminan dedikasi terhadap pelayanan masyarakat. Saya juga menegaskan kembali, tidak ada toleransi sekecil apa pun bagi praktik gratifikasi; jaga integritas dan mari kita bangun peradilan yang bersih demi meraih kepercayaan publik," tegas Achmad N saat memberikan instruksi kepada seluruh peserta briefing.
Ke depannya, berbagai pesan strategis dari rutinitas Bringas! ini diharapkan dapat terinternalisasi dan diwujudkan secara nyata dalam langkah kerja harian. Melalui sinergi antara kedisiplinan yang tinggi dan integritas yang tak tergoyahkan, PA Kotamobagu optimistis mampu mewujudkan sistem peradilan yang modern, profesional, dan bebas dari praktik korupsi.
